<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Robby Susanto</title>
	<atom:link href="http://robbysusanto.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://robbysusanto.com</link>
	<description>The Dreamer</description>
	<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 15:33:28 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>No Painet No Gainet</title>
		<link>http://robbysusanto.com/no-painet-no-gainet.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/no-painet-no-gainet.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 15:33:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>

		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>

		<category><![CDATA[internet marketer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Memiliki dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan bisa dilakukan kapan saja adalah dambaan setiap orang termasuk juga saya, tapi bagaimana dengan kebutuhan ekonomi ? bayar listrik, tagihan telpon, belanja bulanan, dll.
Kabar baiknya ada usaha yang dapat memberikan kita semua itu pada kita, jawabannya adalah internet, Yap internet !! internet dapat memberikan semua itu pada kita, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://robbysusanto.com/wp-content/uploads/2008/08/10.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-69" style="margin: 5px 10px; float: left;" title="10" src="http://robbysusanto.com/wp-content/uploads/2008/08/10-300x240.jpg" alt="" width="225" height="180" /></a>Memiliki dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan bisa dilakukan kapan saja adalah dambaan setiap orang termasuk juga saya, tapi bagaimana dengan kebutuhan ekonomi ? bayar listrik, tagihan telpon, belanja bulanan, dll.</p>
<p>Kabar baiknya ada usaha yang dapat memberikan kita semua itu pada kita, jawabannya adalah internet, Yap internet !! internet dapat memberikan semua itu pada kita, internet adalah bisnis otomatisasi, sekali bisnis kita telah dikenal atau istilah internetnya &#8220;Hight Traffic&#8221; maka bisnis kita bagaikan mesin pencetak uang yang tidak akan pernah berhenti menghasilkan meski kita sedang berlibur, tidur, atau bahkan mendengkur&#8230;zzz..zzzz&#8230;.hehehe!!<span id="more-68"></span></p>
<p>Kabar buruknya adalah, kita tidak akan mendapatkan itu semua dengan mudah semudah membalikan telapak kaki&#8230;eh telapak tangan ;)) dan cilakannya banyak informasi, ebook, dan program2 berbayar lainnya yang sangat menjerumuskan kita ketika pertama kali memutuskan untuk terjun ke kancah internet.</p>
<p>Salah satu keponakan saya pernah Buzz lewat YM dan bertanya, eh ebook ini bagus nga yah ? beneran ngak yah bisa langsung dapet $$$ ? aku harus beli ngak yah ? kalau bohong kok banyak yang testimoni ya ? lalu saya menjawab semua pertanyaan itu dengan STOPP, hentikan terbuai dengan semua janji2 itu, mulailah dengan informasi yang telah tersedia gratis di internet, jangan terbuai dengan semua janji2nya, janji2 itu adalah palsu, tentunya janji2 yang tidak rasional seperti:</p>
<ul>
<li>DOLLAR DALAM SEMALAM</li>
<li>SEMINGGU BALIK MODAL</li>
<li>IKUTI JEJAK SAYA, MAKA ANDA KAYA RAYA</li>
<li>BELI SEKARANG, SEBULAN ANDA MILYADER</li>
<li>Dan janji-janji lainnya</li>
</ul>
<p>Saya ikut prihatin dengan informasi2 menjerumuskan tersebut dan kembali mengingatkan saya pada wejangan Papi saya yang sering diberikan ketika saya kecil, begini kurang lebihnya :</p>
<blockquote><p>Lik, <em>(begitulah Papi memanggilku sewaktu kecil)</em> ojo gampang percoyo karo wong sing njanjeni muluk-muluk, ora ono wong sing ngekeki barang enak, nik ono barang enak mesti diuntal dewe</p></blockquote>
<p>Maksudnya, jangan mudah tergoda dengan janji-janji yang menggiurkan, tidak ada orang yang akan memberikan barang yang enak, kalau ada barang yang enak pasti dimakan sendiri. Di internet sering kita liat janji-janji seperti itu, banyak yang menjanjikan anda akan menjadi milyader seperti mereka, kalaupun mereka bisa menjadi milyader kenapa masih menjual e-book yang berharga puluhan ribu ? kenapa mereka masih sibuk meyakinkan anda untuk membeli ? memang tidak semua dari mereka melakukan kebohongan, terkadang saya juga membeli beberapa ebook yang rasional, yang akan mengajarkan kita sebuah cara atau teknik-teknik tertentu, tapi mereka tidak pernah menjanjikan apa-apa, mereka menjelaskan dengan sangat baik manfaat dari e-book nya dan bukan menjual janji palsu.</p>
<p>Lalu bagaimana seharusnya menjalankan bisnis di internet dengan benar, jawabanya adalah kerja keras, jangan dikira bisnis di internet tidak memerlukannya, internet hanya sebuah alat pemasaran, jadi bisnis internet juga memerlukan ketrampilan dari segi manajemen offline seperti melek finansial, manajemen SDM, dan tetap harus memiliki Visi &amp; Misi yang jelas.</p>
<p>Saya memulai <a title="PT. Balba Hitechindo" href="http://balbatech.net" target="_blank">Balbatech Network</a> hanya dengan modal &#8220;800 Ribu Rupiah&#8221; 100 Ribu untuk bikin kartu nama, dan sisannya untuk sewa hosting dan deposit domain, tanpa badan hukum saya nekat-nekatan menuliskan PT. Balba Hitechindo pada kartu nama dan pada footer <a title="Professional Web Development" href="http://balbaweb.com" target="_blank">BalbaWeb.Com</a> Entah apa yang terjadi kini PT. Balba Hitechindo betul-betul berdiri, dan jaringan web-nya alhamdulillah benar-benar terbentuk.</p>
<p>Balbatech dirintis selama kurang lebih 1 tahun yang lalu, saya menghabiskan waktu didepan komputer selama <strong>20jam sehari</strong> atau setara dengan <strong>tidur 4 jam sehari</strong>. Apa yang saya lakukan ? selain belajar membuat web yang baik yang memang menjadi hobi saya dan selalu saya kerjakan sendiri, saya juga mulai membangun mimpi perusahaan, terkadang ini lebih penting daripada masalah teknis, masalah teknis masih bisa kita delegasikan, tapi masalah visi &amp; misi perusahaan ? <strong>Thats Our Space. </strong>selain itu saya juga tidak henti-hentinya belajar dari beberapa pelaku bisnis internet yang sesunguhnya seperti <a href="http://sudutpandang.com" target="_blank">Nukman Luthfy</a>, <a href="http://seokita.com" target="_blank">Mr.Keke</a>, <a href="http://pogung177.com" target="_blank">Pogung</a>, <a href="http://natanhospitality.com" target="_blank">Mr.Kadek</a> dan masih banyak lagi mentor-mentor yang tidak memberikan janji-janji palsu.</p>
<p>Jadi, tidak ada sesuatu yang mudah di dunia ini kecuali sesuatu yang kita dapatkan dengan cara curang, culas, dan tidak halal, jangan selalu terbuai dengan hasil, nikmati proses untuk menuju kesana, hasil adalah urusan Tuhan, urusan kita adalah berdoa, berusaha, kreatif, trial error, dan jangan pernah takut gagal !</p>
<p><strong>NO PAIN</strong>-NET <strong>NO GAIN</strong>-NET</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/no-painet-no-gainet.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Istrimu Madu Atau Racun ?</title>
		<link>http://robbysusanto.com/istrimu-madu-atau-racun.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/istrimu-madu-atau-racun.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 15:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mendidik Istri]]></category>

		<category><![CDATA[berumah tangga]]></category>

		<category><![CDATA[calon pasangan]]></category>

		<category><![CDATA[mengatur istri]]></category>

		<category><![CDATA[menikah]]></category>

		<category><![CDATA[pasangan hidup]]></category>

		<category><![CDATA[rumah tangga]]></category>

		<category><![CDATA[suami istri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[PERINGATAN !! 
Posting ini khusus untuk kaum lelaki terutama yang sudah menikah, jadi maaf kalau anda seorang istri-istri atau ibu-ibu mohon segera menuju ke postingan yang lain atau segera close browser anda ;))
Kalau nekat mbaca sih boleh-boleh aja, cuman tanggung sendiri kalau ntar jadi tambah mesra sama suami&#8230; hehehehe&#8230;
Oh ya.. posting ini juga khusus untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>PERINGATAN !! </strong></span><br />
Posting ini khusus untuk kaum lelaki terutama yang sudah menikah, jadi maaf kalau anda seorang istri-istri atau ibu-ibu mohon segera menuju ke postingan yang lain atau segera close browser anda ;))<br />
Kalau nekat mbaca sih boleh-boleh aja, cuman tanggung sendiri kalau ntar jadi tambah mesra sama suami&#8230; hehehehe&#8230;</p>
<p>Oh ya.. posting ini juga khusus untuk suami yang telah berusaha bekerja keras menjadi suami yang telah menafkahi istri baik lahir dan batin, bukan nafkah yang berlimpah tapi usaha dan kerja keras masalah hasil adalah urusan Allah, bagi suami yang masih kluntang klantung, males berusaha, ngak mau kerja keras, apalagi kerjaanya judi togel, mabuk-mabukan, atau narkoba, mohon segera tinggalkan blog saya dan mulailah melangkah sekarang juga mencari nafkah untuk anak dan istri anda, hmm&#8230;<span id="more-70"></span></p>
<blockquote><p><strong>Banyak pertanyaan seperti ini sering muncul dari beberapa teman yang saya kenal :</strong></p>
<p>Istrimu sering marah-marah ngak sih ?<br />
Gimana istrimu kalau liat kamu jalan ama rekan bisnis cewek ?<br />
Kamu bahagia ngak sih nikah ama istri kamu ?<br />
Udah punya anak banyak kok masih super posesif ya istriku ?</p></blockquote>
<p>Memang bila diibaratkan istri bagaikan dua gelas minuman, gelas yang satu berisi <strong><span style="color: #0000ff;">Madu</span></strong> yang dapat memberikan kita fitalitas, kesehatan, kemauan, semangat, pendongkrak, dan mampu menjadikan kita seorang suami terhormat dan bermartabat. Sebaliknya gelas yang satunya berisi <strong><span style="color: #ff0000;">Racun</span></strong> yang mampu membuat kita pusing-pusing, batuk-batuk, muntah-muntah atau bahkan dalam seketika membinasakan kita tergantung dari jenis racunnya !! hehehehe&#8230;</p>
<p>Yang lebih mengerikan lagi, kita akan sangat susah memprediksi apakah calon pasangan hidup kita adalah minuman berisi Madu atau minuman berisi Racun. Masa pacaran juga tidak memberikan jaminan untuk dapat mengenal karakter calon pasangan hidup kita, awal pacaran mungkin kita hanya akan mencium bau wangi madunya, hanya saja madu itu hanyalah madu extrak bikinan pabrik alias madu palsu, gelas beracunnya akan dia simpan rapat-rapat atau lebih cilakanya dia sendiri tidak pernah tau kalau sebenarnya gelas yang dia punya semuanya berisi racun.</p>
<p>Lalu bagaimana kita bisa mengindari Istri Beracun ? mungkin itu yang menjadi pertanyaan kita, setujuuuu ? hehehehehe&#8230;jangan tegang-tegang ah..</p>
<p>Menurut saya begini, jangan perlu dihindari, tidak ada di dunia ini yang namanya orang sempurna, ingat &#8220;Kesempurnaan hanya milik Allah&#8221; tidak ada dalam kedua gelas tersebut yang 100% berisi Madu atau Racun, keduanya bercampur antara Madu dan Racun, waduhh&#8230;trus piye kalau isinya nyampurrr ? jadi Es Campur Dong ? hehehehe&#8230; hanya saja nilai takarannya yang harus kita pertimbangkan ketika awal kita mengenal calon pasangan kita, usahakan untuk merasakan dari bau gelas nya ketika masa-masa pacaran <em>(tapi jangan diminum dulu loh ya kalau belum resmi)</em> hehehehe.. , banyak cara untuk melakukannya salah satunya adalah dengan cara memancing emosinya, memancing tingkat kecemburuan nya, sikap toleransinya, dll. Dengan begitu kita akan sedikit jauh dapat memprediksi kadar Madu dan Racun pada calon pasangan hidup kita.</p>
<p>Ketika memasuki jenjang pernikahan tugas kita sebagai suami akan semakin berat, selain berkewajiban memberikan nafkah lahir dan batin, tugas kita yang lain adalah menyaring racun-racun yang masih bercampur pada madu-madu istri kita, memang bukan tugas yang mudah, tapi kita harus segera memulainnya sebelum semuanya terlambat.</p>
<blockquote><p>Ntar-Tar STOOPPP !!!<br />
ini kok saya jadi nulis seolah-olah saya seorang dokter Psikater yah.. hehehehehe &#8230; maaf kalau saya terlihat menggurui hehehehehe, saya hanya mencoba membagi sedikit pengalaman saya</p></blockquote>
<p>Lanjutin yah !! Okay&#8230;Setujuu&#8230; kekekekekek&#8230;.</p>
<p>Apakah saya sendiri dengan mudah menyaring racun-racun pada gelas istri saya ? tentu saja tidak, 2 tahun umur perkawinan saya, saya masih dalam masa-masa usaha untuk menyaring racun-racun pada istri saya, cuman memang saya termasuk orang yang beruntung karena bagi saya gelas istri saya lebih banyak madunya jika dibandingkan racunnya, jadi tidak begitu susah bagi saya untuk menyaringnya, selain itu pada gelas saya sendiri juga banyak mengandung racun yang juga harus saya bersihkan juga.</p>
<p>Usia perkawinan saya sudah menganjak diathun ke 7, masa pacaran saya dengan istri selama kurang lebih 5 tahun, jadi sampai saat ini saya telah bersama-sama dengan istri selama 12 tahun, dikaruniai 3 anak, satu laki-laki dan dua putri kembar, sebuah nikmat yang sangat besar diberikan oleh Allah kepada saya bila mengingat kisah saya sebagai <a href="/kisah-sang-pangeran-si-kuli-pasar.htm">Kuli Pasar</a>, hehehehe&#8230;</p>
<p>Alhamdulillah belum pernah terjadi pertikaian baik antara Istri saya dengan Mami saya, Istri saya dengan Kakak-Kakak saya, Istri saya dengan Istri atau Suami Kakak-Kakak saya, dan Insya Allah ini akan terus berlanjut sampai di kemudian hari, Amiinn</p>
<p>Jadi&#8230; <strong>Istimu Madu Atau Racun ?</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/istrimu-madu-atau-racun.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi Untuk Anaku Ryan</title>
		<link>http://robbysusanto.com/puisi-untuk-anaku-ryan.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/puisi-untuk-anaku-ryan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 17:40:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[ Ryan, hari ini papah bagahia, kamu telah menganjak usia 6 tahun, usia yang mengisyaratkan kau sudah bukan balita lagi, Wah aku denger disekolah kamu udah naksir temen cewek (info dari mama dan mbak nidji) itu baru anak papah..hehehehe&#8230;
Ntar malem kita makan di Pizza Hut yah, ajak dik Hanna Hanny, Tante Titis, Pakde, Kak Dimas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://robbysusanto.com/photos/photo/2441520927/STA45096.html"><img class="alignleft" style="border: 0pt none; margin: 5px 10px; float: left;" src="http://farm4.static.flickr.com/3207/2441520927_f61d60c749_m.jpg" border="0" alt="STA45096" width="240" height="180" /></a> Ryan, hari ini papah bagahia, kamu telah menganjak usia 6 tahun, usia yang mengisyaratkan kau sudah bukan balita lagi, Wah aku denger disekolah kamu udah naksir temen cewek (info dari mama dan mbak nidji) itu baru anak papah..hehehehe&#8230;</p>
<p>Ntar malem kita makan di Pizza Hut yah, ajak dik Hanna Hanny, Tante Titis, Pakde, Kak Dimas dan mbak Puput, eh pacar kamu diajak nga ..?<span id="more-75"></span></p>
<p>Oh ya khusus ntuk ryan papah buat puisi pendek semalem.</p>
<p><strong>Sang Pelepas Amarah</strong></p>
<p>Dulu kakimu mungil seperti daun<br />
Tanganmu empuk bagai kapas<br />
Tangismu membangunkan tidurku<br />
Hausmu mengugah tiap lelapku</p>
<p>Kauberikan keindahan pada hariku<br />
Kausehatkan tiap sakit dibadanku<br />
Candamu bagai membelah langit<br />
Senyumu bersinar bagai matahari</p>
<p>Sikapmu membuatku haru<br />
Jeritmu membelah kabut pagi<br />
Kau turuti tutur kataku<br />
Kau redamkan setiap marahku</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/puisi-untuk-anaku-ryan.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Untuk Tuhan Bag-2</title>
		<link>http://robbysusanto.com/surat-untuk-tuhan-bag-2.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/surat-untuk-tuhan-bag-2.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 14:48:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Setelah selesai dengan surat yang ditulisnya pada secarik kertas, Ningsih kemudian memasukan surat itu pada kotak pos diujung jalan didekat balai desa, surat Ningsih tidak menggunakan perangko dan pada bagian depan surat dia tuliskan dengan jelas &#8220;Surat Untuk Tuhan&#8221;
Sehari kemudian petugas pos mulai mengosongkan kotak-kotak pos di seluruh desa termasuk kotak pos yang berisi surat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah selesai dengan surat yang ditulisnya pada secarik kertas, Ningsih kemudian memasukan surat itu pada kotak pos diujung jalan didekat balai desa, surat Ningsih tidak menggunakan perangko dan pada bagian depan surat dia tuliskan dengan jelas &#8220;Surat Untuk Tuhan&#8221;</p>
<p>Sehari kemudian petugas pos mulai mengosongkan kotak-kotak pos di seluruh desa termasuk kotak pos yang berisi surat dari Ningsih, petugas kantor pos terheran-heran ketika melihat surat tersebut, &#8220;ini surat apain sih, kok dikirim buat Tuhan, tak ada perangko segala&#8221; hampir saja petugas tersebut membuang surat tersebut, tapi sebelum membuangnya, petugas yang baik hati ini berinisiatif untuk melaporkanya terlebih dulu pada pak kepala pos.<span id="more-72"></span></p>
<p>Lalu pak kepala pos menyarankan untuk memberikan surat itu pada kantor polisi, &#8220;Kamu antar aja surat itu ke Kepolisian Jon, urusan-urusan begitu biar polisi yang pusing&#8221; begitu perintahnya. Tanpa banyak tanya Jonny si petugas mengikuti saran dari atasannya, sesampainya di kepolisian si Jon menghadap pada bagian pos penjagaan, pak polisi di pos penjagaan juga terheran-heran dengan surat tersebut lalu berinisiatif untuk menghadap pada atasanya Pak Kapolres.</p>
<blockquote><p>Pak kapolres nampak sedih sekali ketika membaca surat dari Ningsih, lalu dalam sekejab berinisiatif untuk membantu si Ningsih, segera setelah itu Pak Kapolres memerintahkan anak buahnya untuk menuju kerumah Ningsih dan memberikan uang sebesar Rp. 500,000,- <em>(lima ratus ribu rupiah)</em></p></blockquote>
<p>Sesampainya disana si Ningsih sedang tidak ada dirumah karena harus membantu orang tuanya menjual kue di pasar, hanya ada sang ibu yang bisa ditemui oleh anak buah Pak Kapolres. &#8220;Bu, ini ada bantuan dari Pak Kapolres uang sebesar Rp 500.000,- karena Ningsih telah mengirim surat untuk Tuhan dan memohon uang untuk biaya sekolah.</p>
<p>Sang ibu sempat terkaget sejenak sebelum akhirnya menerima uang tersebut san mengucapkan banyak terimakasih dan juga menitipkan salam pada Pak Kapolres. Anak buah Pak Kapolres pun beranjak pergi karena hari sudah mulai senja, tapi dia tetap tidak lupa pada pesan Pak Kapolres untuk memberikan kabar jika telah berhasil mengirimkan uang tersebut untuk Ningsih.</p>
<p>Suara nyanyian jangkrik mulai sayu terdengar diiringi dengan alunan gesekan sandal japit di tanah kering yang dikenakan dua kaki mungil si Ningsih, alunan langkah yang pelan dan berat mengisyaratkan kelelahan Ningsih setelah seharian berjualan di pasar. Kue dalam lemper lebar yang di panggul di atas kepalanya terlihat masih utuh, nampaknya hari ini Ningsih belum bernasip baik dengan dagangannya.</p>
<p><strong>Bersambung&#8230;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/surat-untuk-tuhan-bag-2.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Sang Pangeran &#038; Si Kuli Pasar</title>
		<link>http://robbysusanto.com/kisah-sang-pangeran-si-kuli-pasar.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/kisah-sang-pangeran-si-kuli-pasar.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 14:28:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<category><![CDATA[Mendidik Anak]]></category>

		<category><![CDATA[Prinsip Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[ayah teladan]]></category>

		<category><![CDATA[imam keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[keluarga bahagia]]></category>

		<category><![CDATA[suami teladan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika pernah ada seorang anak yang sangat rendah diri, malu bertatap muka dengan orang lain, malu berbicara dengan orang lain apalagi dengan seorang wanita, dan anehnya kerendah dirian itu disebabkan oleh orang dekat dan orang yang saya paling dia hormati ketika itu.
Anak ini dibesarkan pada sebuah kota, memiliki seorang kakak yang hampir sebaya sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika pernah ada seorang anak yang sangat rendah diri, malu bertatap muka dengan orang lain, malu berbicara dengan orang lain apalagi dengan seorang wanita, dan anehnya kerendah dirian itu disebabkan oleh orang dekat dan orang yang saya paling dia hormati ketika itu.</p>
<p>Anak ini dibesarkan pada sebuah kota, memiliki seorang kakak yang hampir sebaya sekitar selisih 1 tahunan, banyak perbedaan diantara mereka, kakaknya memiliki wajah yang tampan, badan yang langsing, kulit yang putih, dan juga menjadi kebangaan ayahnya, sebaliknya si anak ini berpipi tembem, badan yang gembrot, kulit yang hitam, dan tidak pernah menjadi kebangaan sang ayah, yang menjadi kesamaan diantara mereka adalah mereka sama-sama anak kandung sang ayah.<span id="more-74"></span></p>
<p>Singkat cerita, suatu ketika mereka bertiga, si anak, sang kakak, dan ayahnya turun ke kota pada sebuah pusat keramaian untuk membeli baju baru yang akan digunakan untuk pesta akhir tahun, tepatnya di sebuah toko pakaian di salah satu sudut kota, sang ayah sedang memilih-milihkan baju untuk sang kakak sambil berbincang dengan beberapa tenaga penjual yang berkumpul, sang ayah berkata :</p>
<blockquote><p>Ini coba liat, anaku yang paling ganteng kalau beli apa-apa ngak mau yang murah, maunya harus yang mahal dan bagus, banyak sudah abdi dalem yang ngelamar dia untuk dijadikan menantu, dia juga pernah diramal seorang empu dari negeri seberang bakal menjadi seorang Pangeran.</p></blockquote>
<p>Lalu disela-sela pembicaraan tersebut muncul si anak yang rendah diri dari bilik pajangan baju, sambil sedikit terkaget sang ayah berkata pada seluruh isi toko :</p>
<blockquote><p>Nah.. ini dia&#8230; kalau yang satu ini adalah Kuli Pasar..!! kulitnya hitam, mbludus, baunya prenguss, dan lehernya persis seperti badak !</p></blockquote>
<p>Si anak rendah diri nampak tersipu-sipu seolah telah terbiasa dengan ejekan yang dilontarkan oleh sang ayah, dalam perjalanan pulang sang anak yang rendah diri ini termenung dan di waktu senja ketika matahari sedang akan menghilang sang anak berjalan ke arah hulu sungai, di pandangnya wajahnya pada air yang mengalir dipinggiran sungai sambil meratap dan meneteskan air mata, dalam hatinya bertanya-tanya ???</p>
<blockquote><p>Sejelek itukah aku ya Tuhan, sampai-sampai ayahku sendiri mengatakan kalau aku lebih mirip dengan seorang budak yang biasa bekerja sebagai Kuli Pasar ?</p></blockquote>
<p>Sebenarnya sang ayah tidak berbuat jahat pada anak ini, sang ayah juga sayang pada anak ini, cuman mungkin karena fisiknya yang kurang memenuhi harapan maka sang ayah sering malu jika mengakui pada orang lain bahwa sebenarnya dia juga anak kandungnya sendiri.</p>
<p><strong>Apa yang dapat kita pelajari dari kisah ini ?</strong></p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://robbysusanto.com/photos/photo/2442491851/26092007469.html"><img style="border: 0pt none;" src="http://farm3.static.flickr.com/2077/2442491851_e3e54041a3_m.jpg" border="0" alt="26092007469" width="240" height="180" /></a> <a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://robbysusanto.com/photos/photo/2442505307/Ryan-pangku-Hanna-Hanny-Mellow-Slashia.html"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2176/2442505307_b45beb3bf1_m.jpg" border="0" alt="Ryan pangku Hanna Hanny Mellow Slashia" width="240" height="180" /></a></p>
<p>Kisah ini telah memberikan pelajaran yang sangat berharga pada kehidupan saya pribadi, terutama dalam hal keadilan membagi kasih sayang pada anak-anak saya, bagaimanapun bentuknya, anak adalah karunia atau anugerah yang telah diberikan oleh Allah pada kita, baik hitam, kurus, gemuk, atau <em>maaf</em> mungkin cacat fisik atau mental, semua harus kita terima sebagai anugrah dari sang pencipta. Gambar diatas adalah gambar anak saya paling besar sedang meminumkan susu pada adiknya dan juga memangku adik satunya sambil nonton TV Cartoon Network, sejak adik kembarnya lahir saya selalu berusaha dan belajar agar mampu membuat mereka menjadi satu kesatuan yang saya sayangi dan bukan salah satu darinya, saya tidak mau menjadi seperti ayah pada &#8220;Kisah Sang Pangeran &amp; Si Kuli Pasar&#8221;</p>
<p><strong>Point dari pelajaran yang menjadi catatan saya adalah :</strong></p>
<ul>
<li>Jangan membanding-bandingkan antar anak saya dengan anak saya yang lainnya.</li>
<li>Jangan lupa memuji anak yang lain ketika saya memuji anak saya yang lain.</li>
<li>Jangan mengeluarkan kata-kata yang akan membuat anak menjadi rendah diri, kalau tanpa sengaja terjadi, maka saya akan segera minta maaf pada si anak.</li>
<li>Selalu berusaha mengeluarkan kata-kata yang membangun jiwa si anak seperti : Papa Bangga Sama Kamu, Papa Sayang Sama Kamu, Papa Sayang Sama <em>Adik Dan Kamu</em>, dll.</li>
</ul>
<p>Mudah-mudahan kisah ini akan selalu mengingatkan kita untuk tetap selalu memperbaiki diri dan terus belajar tanpa henti dalam mendidik anak, menjadikan mereka tetap hormat pada kita, dan juga saling hormat dan sayang dengan adik atau kakak-kakaknya. Amiin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/kisah-sang-pangeran-si-kuli-pasar.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Untuk Tuhan Bag-1</title>
		<link>http://robbysusanto.com/surat-untuk-tuhan-bag-1.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/surat-untuk-tuhan-bag-1.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 02:48:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<category><![CDATA[anak miskin]]></category>

		<category><![CDATA[beasiswa]]></category>

		<category><![CDATA[biaya sekolah]]></category>

		<category><![CDATA[kisah sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Cerita ini saya dapat dari seorang bijak yang juga seorang perwira yang telah mengabdikan dirinya untuk negara selama lebih dari 30 tahun. Pria ini bersuku Flores, nama lengkapnya saya belum sempet tanya tapi yang jelas beliau akrab disapa Pak Paulus.
Setelah berbagi cerita pada semua topik, akhirnya sampai pada sebuah cerita seorang anak yang menulis surat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://robbysusanto.com/wp-content/uploads/2008/08/belajar.jpg"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-73" style="margin: 5px 10px; float: left;" title="belajar" src="http://robbysusanto.com/wp-content/uploads/2008/08/belajar-300x289.jpg" alt="Ningsih - Surat Untuk Tuhan" width="263" height="253" /></a>Cerita ini saya dapat dari seorang bijak yang juga seorang perwira yang telah mengabdikan dirinya untuk negara selama lebih dari 30 tahun. Pria ini bersuku Flores, nama lengkapnya saya belum sempet tanya tapi yang jelas beliau akrab disapa Pak Paulus.</p>
<p>Setelah berbagi cerita pada semua topik, akhirnya sampai pada sebuah cerita seorang anak yang menulis surat untuk Tuhan, hehehe lucu kan judulnya.</p>
<p>Anak ini seorang anak perempuan yang memiliki nasip kurang beruntung, setelah lulus SD orang tuannya tidak mampu lagi membiayainya untuk meneruskan ke jenjang SMP, biaya yang dibutuhkan adalah 1 Juta agar anak ini bisa meneruskan cita-citanya, anak ini termasuk anak yang cerdas dan selalu ranking kelas.<span id="more-71"></span></p>
<p>Ketika mendengar orang tuannya menyuruh untuk tidak meneruskan sekolah, anak ini hanya dapat menurut dan menerima. Dengan hati yang galau dan kesedihan yang dalam anak ini menangis diwaktu malam dan memutuskan untuk menuliskannya pada secarik kertas, karena bingung akan ditujukan pada siapa, anak ini menuliskannya untuk Tuhan dengan gaya bahasa seorang anak SD.</p>
<blockquote><p>Tuhan, aku masih ingin sekolah, Tapi mamah Papah gak mampu bayar, dimana aku bisa dapet uang 1 juta ya Tuhan biar aku bisa sekolah dengan seragam putih biru seperti Ratna, Galih, dan Restu (sahabat2nya)</p>
<p>Aku belum pernah minta apa-apa sama Tuhan, tapi kalau boleh aku mau uang 1 juta buat biaya sekolah, biar aku bisa belajar bareng temen temen yang laen.</p>
<p>Ningsih</p></blockquote>
<p>Bersambung &#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/surat-untuk-tuhan-bag-1.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Perdana Sang Senior</title>
		<link>http://robbysusanto.com/seminar-perdana-sang-senior.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/seminar-perdana-sang-senior.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 12:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[
Menjadi pembicara di berbagai seminar yang dengan tema internet strategic, internet marketing, online branding, dan tema-tema internet lainnya membuat sang senior satu ini terlena atau terlupa bahwa sebenarnya beliau memiliki kemampuan untuk mengadakan seminarnya sendiri.Alhasil tanggal 23 July yang lalu beliau mengadakan hajatan seminar perdananya di hotel MidPlaza Hotel Intercontinental Sudirman Jakarta, karena kebetulan saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Medium" href="http://robbysusanto.com/photos/photo/2710170376/Seminar-Nukman-Luthfi.html"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3236/2710170376_a447d8367f.jpg" border="0" alt="Seminar Nukman Luthfi" width="450" height="337" /></a></p>
<p><span class="tt-flickr tt-flickr-Medium">Menjadi pembicara di berbagai seminar yang dengan tema internet strategic, internet marketing, online branding, dan tema-tema internet lainnya membuat sang senior satu ini terlena atau terlupa bahwa sebenarnya beliau memiliki kemampuan untuk mengadakan seminarnya sendiri.</span><span id="more-66"></span>Alhasil tanggal 23 July yang lalu beliau mengadakan hajatan seminar perdananya di hotel MidPlaza Hotel Intercontinental Sudirman Jakarta, karena kebetulan saya lagi ada business traveling di Banjarmasin, maka sekalian deh terbang ke Jakarta untuk menghadiri seminar ini, maklum sekalian temu kangen dengan sang senior..hmm..</p>
<p>Meski seminar hanya berlangsung satu hari tapi cukup memberikan benefit yang padat dan berbobot, dengan gaya nyantainya sang senior satu ini mengenakan baju koko putih dengan celana jeans biru terlihat muda dan dinamis, cuman ada sedikit keganjilan di seminar ini, rata-rata peserta seminar ceweknya kok caem2 banget sih pak ? wah ketahuan nih kalau fans-nya kebanyakan ibu2 muda yang caem2..hehehehe&#8230;</p>
<p>Dengan 130 peserta, 40 tamu undangan, dan 20 tamu dari media baik online seperti detik.com maupun offline seperti kompas, seminar ini sudah terbilang sangat sukses.</p>
<p>Selamat buat Mr. Nukman, semoga akan ada seminar kedua dan seterusnya dikemudian hari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/seminar-perdana-sang-senior.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lynyrd Skynyrd › Freebird</title>
		<link>http://robbysusanto.com/freebird.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/freebird.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 14:19:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hobi Positif]]></category>

		<category><![CDATA[Video Clips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://robbysusanto.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[
Freebird
If I leave here tomorrow
Would you still remember me?
For I must be travelling on, now,
cause theres too many places Ive got to see.
But, if I stayed here with you, girl,
Things just couldnt be the same.
cause Im as free as a bird now,
And this bird you can not change.
Lord knows, I cant change.
Bye, bye, its been [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p><strong>Freebird</strong></p>
<p>If I leave here tomorrow<br />
Would you still remember me?<br />
For I must be travelling on, now,<br />
cause theres too many places Ive got to see.<br />
But, if I stayed here with you, girl,<br />
Things just couldnt be the same.<br />
cause Im as free as a bird now,<br />
And this bird you can not change.<br />
Lord knows, I cant change.<span id="more-65"></span></p>
<p>Bye, bye, its been a sweet love.<br />
Though this feeling I cant change.<br />
But please dont take it badly,<br />
cause lord knows Im to blame.<br />
But, if I stayed here with you girl,<br />
Things just couldnt be the same.<br />
Cause Im as free as a bird now,<br />
And this bird youll never change.<br />
And this bird you can not change.<br />
Lord knows, I cant change.<br />
Lord help me, I cant change.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/freebird.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tak Perlu Kaya Untuk Beramal</title>
		<link>http://robbysusanto.com/tak-perlu-kaya-untuk-beramal.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/tak-perlu-kaya-untuk-beramal.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 09:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mendidik Anak]]></category>

		<category><![CDATA[beramal]]></category>

		<category><![CDATA[beramal pada yatim]]></category>

		<category><![CDATA[berlatih beramal]]></category>

		<category><![CDATA[mendidik beramal]]></category>

		<category><![CDATA[mengajarkan beramal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.robbysusanto.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Beramal adalah salah satu sikap mulia yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW dan diwajibkan bagi kita sebagai kaum Muslim, banyak diantara kita yang kadang terlupa untuk menjalankannya, padahal bila kita lihat dari segi bisnis, sebenarnya beramal memiliki nilai investasi yang sangat tinggi, bayangkan, Allah akan melipat gandakan amal yang kita berikan secara iklhas tanpa pamrih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Tak perlu kaya untuk beramal" href="http://www.flickr.com/photos/balbaweb/2442520363/" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 1px solid black; margin: 5px; float: left;" src="http://farm3.static.flickr.com/2338/2442520363_616cebb901_m.jpg" alt="Mengenalkan beramal sejak dini" width="240" height="180" /></a>Beramal adalah salah satu sikap mulia yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW dan diwajibkan bagi kita sebagai kaum Muslim, banyak diantara kita yang kadang terlupa untuk menjalankannya, padahal bila kita lihat dari segi bisnis, sebenarnya beramal memiliki nilai investasi yang sangat tinggi, bayangkan, Allah akan melipat gandakan amal yang kita berikan secara iklhas tanpa pamrih baik kepada fakir ataupun anak yatim secara berlipat ganda.</p>
<p>Sebenarnya beramal tidak harus selalu dalam bentuk uang dan kita tidak perlu harus menunggu menjadi kaya untuk mulai beramal, beramal adalah memberikan sesuatu secara iklhas baik kepada fakir atau anak yatim. Beramal bisa berupa barang atau sebuah aktifitas yang bisa memberikan manfaat bagi mereka, salah satu yang coba saya ajarkan kepada anak2 saya adalah dengan memberikan mainan2 anak saya yang sudah tidak terpakai kepada anak2 yatim.<span id="more-63"></span></p>
<blockquote><p>Hal ini mungkin terlihat sangat sepele, berapa sih harga mainan anak2 yang sudah tidak disukai oleh anak2 kita jika memang bisa membahagiakan anak2 yatim yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari seorang ayah dan ibu ?</p></blockquote>
<p><img class="alignleft" style="border: 1px solid black; margin: 5px; float: left;" src="http://farm3.static.flickr.com/2170/2443347644_934eb94214_m.jpg" alt="Mengenalkan beramal sejak dini" width="240" height="180" />Selain itu kegiatan ini juga bisa menjadi pengalaman religius dan menumbuhkan sikap positif pada anak2 kita agar kelak bila mereka telah dewasa mereka akan menjadi seorang anak2 yang peduli pada sesama. Insya Allah !!</p>
<p>NB : Ryan Pradipta <em>(anak bungsu saya)</em> ke tiga dari kiri mengenakan baju hijau putih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/tak-perlu-kaya-untuk-beramal.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Banyak Bumi di Alam Semesta !!</title>
		<link>http://robbysusanto.com/banyak-bumi-di-alam-semesta.htm</link>
		<comments>http://robbysusanto.com/banyak-bumi-di-alam-semesta.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 17:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>The Dreamer</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Imajinasiku]]></category>

		<category><![CDATA[galaxi]]></category>

		<category><![CDATA[ilmu astronomi]]></category>

		<category><![CDATA[ilmu bintang]]></category>

		<category><![CDATA[kembaran bumi]]></category>

		<category><![CDATA[langit dan bumi]]></category>

		<category><![CDATA[luar angkasa]]></category>

		<category><![CDATA[misteri jagad raya]]></category>

		<category><![CDATA[rahasia tata surya]]></category>

		<category><![CDATA[tata surya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.robbysusanto.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda bertanya apakah ada ujung di alam semesta ini ? Apakah ada tembok hitam yang kokoh di ujung langit ? Apakah hanya manusia yang hidup di tata surya ini ? Apakah ada bumi lain di dalam tata surya kita ?

Hanya Allah yang mengetahui semua jawabanya, manusia hanya diberikan akal yang terbatas untuk menguak semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah anda bertanya apakah ada ujung di alam semesta ini ? Apakah ada tembok hitam yang kokoh di ujung langit ? Apakah hanya manusia yang hidup di tata surya ini ? Apakah ada bumi lain di dalam tata surya kita ?</p>
<p></p>
<p>Hanya Allah yang mengetahui semua jawabanya, manusia hanya diberikan akal yang terbatas untuk menguak semua rahasia2 Allah tentang semesta alam ini, banyak teori para ahli yang memiliki alasan tersendiri dalam mendefinisikan setiap temuannya dan salah satunya adalah teori tentang ditemukanya planet bumi lain di jagad raya ini.<span id="more-64"></span></p>
<p>Planet ini berada sekitar 26000 tahun perjalan bila kita menggunakan teknologi yang ada saat ini, teori mereka mengatakan bahwa di jagad raya ini memiliki banyak galaxi dan pada setiap galaxi terdapat sebuah matahari di tengah2nya, dan apabila teori itu benar maka pada planet dengan jarak tertentu dimana suhu udara memungkinkan sebuah makhluk untuk hidup, maka disitulah yang mereka sebut dengan bumi kedua, ketiga dan seterusnya.</p>
<p>Sama seperti kita mereka juga belum memiliki teknologi yang mampu menjangkau 26000tahun perjalanan untuk menemukan atau berkunjung di planet kita. Saya sering sekali merenungkan hal ini, dan yang ada dibenak saya adalah memang ini adalah rahasia Allah yang hanya akan diberitahukan oleh Allah pada saat kiamat kelak. Saya hanya akan selalu mengingat bahwa kelak ketika saya menghadapnya akan banyak pertanyaan yang akan saya tanyakan kepada Allah SWA.</p>
<p>- Bagaimana engkau membangun jagad raya ini ya Allah ?<br />
- Benarkah engkau hanya menciptakan manusia, bumi dan seluruh isinya ?<br />
- Benarkah ada manusia lain pada bumi yang berbeda dengan bumiku ya Allah ?<br />
- Bawalah aku ke ujung jagad raya yang pernah menjadi misteri bagiku ya Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://robbysusanto.com/banyak-bumi-di-alam-semesta.htm/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
